20 Februari 2013

Ketika Kabar Duka Membunuh Malam Pertama

Puisi Ketika Kabar Duka Membunuh Malam Pertama
Karya Pena Sastra Berduri Indoesia

telah habis terhapus senja
terpupuk rindu, cintaku
setelah sang mentari garang kunikmati lara
di langit sendu menatapku

kasih,
sesungguhnya bulan purnama itu ada
dan malam senantiasa bersenandung

di syahdunya senyuman
di tepian rindu yang hampir berkilauan
semua itu ada!
di indahanya kisah yang kini berakhir, seketika

kasih,
bukan malam pertama yang kunikmati kini
pun sang rembulan, tak kuasa bersinar untukku
sebab ragamu kini tak lagi menyimpan jiwa



[fh] 13 April 2010
Ketika Kabar Duka Membunuh Malam Pertama
Karya Pena Sastra Berduri Indoesia

Tidak ada komentar:

Posting Komentar